Rabu, 09 Oktober 2013

Manajemen Sumber Daya Manusia


Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

            Menurut (Drs. Melayu S.P Hasibuan. 2007) MSDM yaitu ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga agar efektif dan efesien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat. MSDM menurut Marwansyah (2010:3), dapat diartikan sebagai pendayagunaan sumber daya manusia didalam organisasi yang dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia. Perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja dan hubungan industrial.
            Manajemen sumber daya manusia menurut Mathis dan Jakson (2008,h.3) adalah rancangan sistem-sistem formal dalam sebuah organisasi untuk memastikan penggunaan bakat manusia secara efektif dan efesien guna mencapai tujuan organisasi. Tujuan utama manajemen sumber daya manusia adalah memperbaiki tingkat produktivitas, memperbaiki kualitas kehidupan kerja, meyakinkan organisasi telah memenuhi aspek-aspek legal ( Schuler dalam Edy Sutrisno.2010:8). Tujuan umumnya adalah untuk memastikan bahwa organisasi mampu mencapai keberhasilan melalui orang. System ini dapat menjadi sumber kapabilitas organisasi yang memungkinkan perusahaan atau organisasi dapat belajar dan menggunakan kesempatan untuk peluang baru.
Tujuan khusus Manajemen Sumber Daya Manusia adalah:
1.      Memungkinkan organisasi mendapatkan dan mempertahankan karyawan cakap, dapat dipercaya dan memiliki motivasi tinggi.
2.      Meningkatkan dan memperbaiki kapasitas yang melekat pada manusia kontribusi, kemampuan dan kecakapan mereka.
3.      Mengembangkan system kerja dan kinerja tinggi yang meliputi prosedur perekrutan dan seleksi yang teliti, system kompensasi dan insentif yang tergantung pada kinerja, pengembangan manajemen serta aktivitas pelatihan yang terkait kebutuhan bisnis

Menurut Henry Sinamora 2006, tujuan manajemen sumber daya manusia juga dibedakan menjadi 4 tujuan, anatara lain :
1.      Tujuan social
Agar bertanggung jawab secara social dam etis terhadap kebutuhan dan tantangan masyarakat, serta meminimalkan dampak negative tuntutan itu terhadap organisasi. Manajemen ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas masyarakat dan membantu memecahkan masalah social.
2.      Tujuan organisasional
Memiliki sasaran formal organisasi yang dibuat untuk membantu organisasi mencapai tujuannya. Melalui tujuan ini, manajemen sumber daya manusia berkewajiban meningkatkan efektifitas organisasional dengan cara meningkatkan produktivitas, mendayagunakan tenaga erja secara efesien dan efektif, mengembangkan dan mempertahankan kualitas kehidupan kerja, mengelola perubahan dan mengkomunikasikan kebijakan. Dan yang paling penting adalah untuk membantu organisasi mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
3.      Tujuan fungsional
Mempertahankan kontribusi departemen sumber daya manusia pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dengan adanya tujuan fungsional ini, departemen sumber daya manusia yang kompleks dengan cara memberikan konsultasi yang berimbang dengan kompleksitas tersebut.
4.      Tujuan pribadi
Untuk mencapai tujuan pribadi dari setiap anggota organisasi yang hendak dicapai melalui aktivitasnya didalam organisasi. Oleh karena itu, aktivitas sumber daya manusia yang dibentuk oleh pihak manajemen haruslah terfokus pada pencapaian keharmonisan anatara pengetahuan, kemampuan, kebutuhan dan minat karyawan dengan persyaratan pekerjaan dan imbalan yang ditawarkan oleh manajemen sebuah organisasi.

Macam-macam sumber daya manusia
            Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya yang mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD(Human Resource Departemen). Menurut A.F Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang  berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.

Perkembangan sumber daya manusia
                Manajemen sumber daya manusia (MSDM) adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efesien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal. MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia bukan mesin dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis. Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikolog, sosiologi dll.
                Unsur MSDM adalah manusia. Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi system perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenaga kerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktek manajemen yang mempengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.
                Tujuan manajemen sumber daya manusia, untuk meningkatkan efekvitas sumber daya manusia dalam organisasi. Tujuannya adalah memberikan kepada organisasi satuan kerja yang efektif. Untuk mencapai tujuan ini, studi tentang manajemen personalia akan menunjukkan bagaimana seharusnya perusahaan mendapatkan, mengembangkan, menggunakan, mengevaluasi dan memelihara karyawan dalam jumlah (kuantitas) dan tipe (kualitas).

Modal manajemen sumber daya manusia
                Dalam memahami berbagai permasalahan pada manajemen sumber daya manusia dan sekaligus dapat menentukan cara pemecahannya perlu diketahui lebih dahulu model-model yang digunakan oleh perusahaan kecil tidak bias menerapkan model yang biasa digunakan oleh perusahaan benar. Demikian pula sebaliknya. Dalam perkembangan model-model ini berkembang sesuai dengan situasi dan kondisi serta tuntutannya.
                Untuk menyusun berbagai aktifitas manajemen sumber daya manusia ada enam model, yaitu:
1.       Model klerikal
Dalam model ini fungsi departemen sumber daya manusia yang terutama adalah memperoleh dan memelihara laporan, data, catatan-catatan dan melaksanakan tugas-tugas rutin. Fungsi departemen sumber daya manusia menangani kertas kerja yang dibutuhkan, memenuhi berbagai peraturan dan melaksanakan tugas-tugas kepegawaian rutin.
2.       Model hukum
Dalam model ini, operasi sumber daya manusia memperoleh kekuatannya dari keahlian di bidang hokum. Aspek hokum memiliki sejarah panjang yang berawal dari hubungan perburuhan, di masa negosiasi kontrak, pengawasan dan kepatuhan merupakan fungsi pokok disebabkan adanya hubungan yang sering bertentangan antara manajer dengan karyawan.
3.       Model finansial
Aspek finansial manajemen sumber daya manusia belakangan ini semakin berkembang karena para manajer semakin sadar akan pengaruh yang besar dari sumber daya manusia ini meliputu biaya kompensasi tidak langsung seperti biaya ansuransi kesehatan, pensiunan, asuransi jiwa, hiburan dan sebagiannya, kebutuhan akan keahlian dalam mengelola bidang yang semakin komplek ini merupakan penyebab utama mengapa para manajer sumber daya manusia semakin meningkat.
4.       Model manajerial
Model manjerial ini memiliki dua versi yaitu versi pertama manajer sumber daya manusia memahami kerangka acuan kerja manajer lini yang berorientasipada produktivitas. Versi kedua manajer ini melaksanakan beberapa fungsi sumber daya manusia.
Departemen sumber daya manusia melatih manajer lini dalam keahlian yang diperlukan untuk menangani fungsi-fungsi kunci sumber daya manusia seperti pengangkatan, evaluasi kinerja dan pengembangan. Karena karyawan pada umumnya lebih senang berinteraksi dengan manajer mereka sendiri disbanding dengan pegawai staf, maka beberapa departemen sumber daya manusia dapat menunjukkan manajer lini untuk berperan sebagai pelatih dan fsilitator.
5.       Model humanistik
Ide sentral dalam model ini adalah bahwa departemen sumber daya manusia dibentuk untuk mengembangkan dan membantu perkembangan nilai dan potensial sumber daya manusia di dalam organisasi. Spesialis sumber daya manusia harus memahami individu karyawan dan membentuknya memaksimalkan pengembangan diri dan peningkatan karir. Model ini menggambarkan tumbuhnya perhatian organisasi terhadap pelatihan dan pengembangan karyawan mereka.
6.       Model ilmu perilaku
Model ini menganggap bahwa, ilmu perilaku seperti psikolog dan perilaku organsasi merupakan dasar aktivitas sumber dya manusia. Prinsipnya adlah bahwa sebuah pendekatan sains terhadap perilaku manusia dapat diterapkan pada hamper semua permasalahan sumber daya manusia bidang sumber daya manusia yang didasarkan pada prinsip sains meliputi teknik umpan balik, evaluasi, desain program dan tujuan pelatihan serta manajemen karir.

Fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia
                Fungsi manajemen sumber daya manusia sama halnya dengan fungsi yang ada dalam manajemen sendiri, seperti apa yang dikemukakan G.Terry dalam bukunya Principle of Management yang menyatakan bahwa fungsi manajemen meliputi Planning, Organizing, Actuating dan Controlling (POAC). Henry Fayol menyebutkan bahwa fungsi manajemen meliputi Planning, Organizing, Commanding, Coordinating dan Controllung (POACC). Luther Gulick merupakan fungsi manajemen meliputi Planning, Organiznig, Staffing, Directing, Coordinating, Reporting dan Budgeting (POSDCorb).
                Dalam manajemen sumber daya manusia beberapa ahli seperti Edwin B.Flippo, Dale Yoder, Manullang, Moekijat dan Melayu SP. Hasibuan serta Henry Simamora menemukakan fungsi manajemen sumber daya manusia seperti halnya fungsi manajemen yang dikemukakan diatas adalah sebagai berikut:
1.        Perencanaan
2.       Rekrutmen
3.       Seleksi
4.       Dekrutmen
5.       Orientasi, pelatihan dan pengembangan
6.       Evaluasi kinerja
7.       Komensasi
8.       Pengintegrasian
9.       Pemeliharaan
10.   Pemberhentian


Sumber :



Selasa, 01 Oktober 2013

Ruang Lingkup Bisnis


Bisnis (Businesses) adalah suatu organisasi yang menghasilkan barang dan atau jasa yang kemudian dijual dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan (profit). Baik perusahaan yang berskala kecil (seperti rumah makan dan toko kelontong yang ada di sekitar anda yang dimiliki oleh seorang tetangga) maupun perusahaan yang berskala besar (seperti PT Mustika Ratu Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk) merupakan suatu bisnis.
Berikut ini yang termasuk organisasi-organisaasi dalam kriteria sebagai organisasi sektor public :
1.       Pilihan dan Permintaan Pelanggan (Customer Choice and Demand). Konsumen adalah nyawa bagi perusahaan, oleh karena itu, keinginan dan kebutuhan konsumen adalah factor penting dari bisnis.
2.       Peluang dan  Perusahaan ( Opportunity and Enterprise). Agar suatu usaha baru (perusahaan baru) berhasil, seseorang dapat melihat peluang dan kemudian mengembangkan perencana yang matang.
3.       Keuntungan Bisnis. Bisnis yang baik adlah bisnis yang dapat menguntungkan lingkungan, misalnya menghasilkan barang dan atau jasa yang dibutuhkan konsumen, menciptakan inovasi baru, memberikan dukungan kepada lembaga-lembaga social, dan membuka lapangan kerja.

SISTEM EKONOMI
                Sistem ekonomi adalah system yang diterapkan suatu Negara untuk mengalokasikan faktor-faktor produksinya kepada warga negara, baik individu maupun organisasi. Faktor-faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan (baik perusahaan milik pemerintah maupun swasta) untuk memproduksi barang dan jasa. Factor produksi ini terdiri dari :
1.       Tenaga Kerja, sering disebut dengan sumber daya manusaia yang meliputi kontribusi secara fisik dan kontribusi intelktual dari masyarakat kepada bisnis terkait dengan proses produksi secara ekonomi.
2.       Modal (capital), untuk memperoleh dan menggunakan tenaga kerja dan sumber daya lainnya dibutuhkan modal.
3.       Pengusaha , adalah orang yang menanggung/menerima segala keuntungan dan kerugian yang ditimbulkan oleh usaha yang dibangunnya.
4.       Sumber Daya Fisik (physical resource) , adalah benda yang kelihatan yang digunakan oleh organisasi untuk mengelola bisnis mereka.
5.       Sumber Daya Informasi , merupakan data dan informasi lainnya yang digunakan oleh bisnis.
Tipe-Tipe Sistem Ekonomi
1.        Sistem Ekonomi Terencana (Planned Economies)
Yaitu perekonomian yang memercayakan pengaturan semua atau sebagian besar sumber dayanya, proses produksi, dan pengalokasiannya kepada pemerintah yang tersentralisasi. Ada dua bentuk dasar, yaitu:
a.       Komunis, yaitu system yang menjadikan pemerintah sebagai pemilik dan pengoperasi semua faktor produksi.
b.      Sosialis, yang merupakan mixed market economies pemerintah memiliki dan mengoperasikan beberapa industry penting (industry vital)
2.       Sistem Pasar Bebas ( Market Economies )
Yaitu ekonomi berbasis pasar dimana produsen dan konsumen mengendalikan produksi dan pengalokasikannya dengan menciptakan kombinasi antara permintaan dan penawaran.
3.       Mixed Market Economies
Mempunyai karateristik yang merupakan gabungan dari planned economies dengan market economies.

SISTEM PASAR
                Untuk memahami lingkungan system ekonomi yang kompleks, ter;ebih dahulu harus dipahami mengenai lingkungan dimana bisnis tersebut beroperasi.
1.       Permintaan dan Penawaran di dalam Ekonomi Pasar
Permintaan adalah kerelaan dan kemampuan konsumen untuk membeli suatu produk (barang atau jasa). Penawaran adalah kerelaan dan kemampuan produsen untuk menawarkan barang atau jasa untuk dijual. Permintaan dan penawaran mengikuti hukum dasar sebagai berikut:
Hukum permintaan : Pembeli akan membeli (meminta/demand) lebih banya produk ketika harga turun dan akan membeli lebih sedikit produk ketika harga naik.
Hukum penawaran : Produsen akan menawarkan (supply) lebih banyak produk untuk dijual ketika harga naik dan menawarkan lebih sedikit produk ketika harga turun.
2.       Perusahaan Swasta dan Persaingan di dalam Ekonomi Pasar
Ekonomi pasar bergantung pada system perusahaan swasta. Perusahaan swasta adalah perusahaan yang memungkinkan seseorang untuk mengejar keinginannya sendiri hanya sedikit dibatasi oleh pemerintah. Perusahaan swasta membutuhkan empat elemen berikut ini :
a.       Hak propeti swasta
b.      Kebebasan untuk memilih
c.       Keuntungan (profit)
d.      Kompetisi

Persaingan Sempurna
Pasar bebas persaingan sempurna adalah pasar dimana tidak ada pembeli atau penjual yang memiliki kekuatan cukup signifikan untuk mampu memengaruhi harga barang-barang yang dipertukarkan.

Persaingan Monopolistik
Pasar monopoli adalah pasar diman hanya ada satupenjual dan penjual lain tidak bias memasuki pasar ini. Dengan demikian, penjual di pasar monopoli mampu mengendalikan harga barang-barang yang tersedia.

Persaingan Oligopolistik
Pasar persaingan oligopolistic terletak dalam spectrum antara dua ujung, yaitu antara pasar kompetitif sempurna dan pasar monopoli.

3.       Indikator-Indikator Ekonomi
Mengetahui kinerja perekonomian merupakan hal yang penting baik bagi pemilik bisnis maupun para investor.
4.       Pertumbuhan Ekonomi, Output Agregat, dan Standar Hidup
Ukuran utama pertumbuhan siklus bisnis adalah output agregat. Output Agregat adalah jumlah total barang dan jasa yang dihasilkan oleh sistem ekonomi pada suatu periode tertentu. Kenaikan output secara agregat disebut dengan pertumbuhan atau pertumbuhan ekonomi.
5.       Stabilitas Ekonomi
Adalah suatu kondisi dimana jumlah uang yang tersedia dan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan didalam suatu system ekonomi tumbuh dalam tingkat yang sama.

Referensi : Drs. Sunardi, M.Si.,Akt. , Anita Primastiwi, SE., M.Sc, Bisnis Pengantar, CAPS, Yogyakarta, 2012

Sabtu, 28 September 2013

Puisi

IBU


Ibu . . . Kau Yang Telah Melahirkan Ku

Menjaga Ku, Merawat Ku

Hingga Aku Dewasa

Pengorbanan Mu Sangat Sungguh-Sungguh

Ibu Yang Pantang Menyerah 

Dalam Menghadapi Semua Ini


Ibu . . . Aku Sangat Berterimakasih 

Kau Yang Selalu Sabar Menghadapi Aku Hingga Kini

Kesabaran Ibu Sangat Berarti Dalam Hidup Aku

Aku Sangat Menyadari Semua Ini 

Dalam Pengorbanan Ibu . . .


Ibu . . . Maafkan Aku Yang Belum Membahagiakan

Tetapi Suatu Saat Nanti Aku Akan Membahagiakannya

Pengorbanan Ibu Tak Akan Ku Lupakan 

Seumur Hidup

LOVE YOU MOTHER